<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>semenit.net</title>
	<atom:link href="http://semenit.net/?feed=rss2" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://semenit.net</link>
	<description></description>
	<lastBuildDate>Sat, 28 Aug 2010 01:29:11 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.0</generator>
		<item>
		<title>7 yang Mendapat Naungan Allah</title>
		<link>http://semenit.net/?p=81</link>
		<comments>http://semenit.net/?p=81#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 28 Aug 2010 01:13:54 +0000</pubDate>
		<dc:creator>JJ</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kajian Hadits Dha'if dan Palsu]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://semenit.net/?p=81</guid>
		<description><![CDATA[Dari Abu Hurairah radhiallahu, ia berkata bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda, “Ada tujuh kelompok yang akan mendapat naungan Allah pada hari di mana tidak ada naungan kecuali naungan-Nya, yaitu : Pemimpin yang adil, Pemuda yang tumbuh dalam ibadah kepada Allah yang Maha Mulia lagi Maha Agung, Seorang yang hatinya selalu bergantung dengan masjid, Dua [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Dari Abu Hurairah radhiallahu, ia berkata bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda,</p>
<p style="text-align: justify;">“Ada tujuh kelompok yang akan mendapat naungan Allah pada hari di mana tidak ada naungan kecuali naungan-Nya, yaitu :</p>
<ol style="text-align: justify;">
<li>Pemimpin yang adil,</li>
<li>Pemuda yang tumbuh dalam ibadah kepada Allah yang Maha Mulia lagi Maha Agung,</li>
<li>Seorang yang hatinya selalu bergantung dengan masjid,</li>
<li>Dua orang yang saling mencintai karena Allah, keduanya berkumpul dan berpisah karena Allah,</li>
<li>Seorang laki-laki yang diajak untuk berzina oleh seorang perempuan bangsawan lagi cantik, lalu ia berkata, &#8216;Sesungguhnya aku takut kepada Allah&#8217;,</li>
<li>Seseorang yang bersedekah secara sembunyi-sembunyi, sampai-sampai tangan kirinya tidak mengetahui apa yang diberikan tangan kanannya,</li>
<li>Seseorang yang khusyuk mengingat Allah, lalu bercucuranlah air matanya.”</li>
</ol>
<p style="text-align: justify;">(HR. Bukhari dan Muslim)</p>
<p style="text-align: justify;">Di padang mahsyar kelak hari yang kita akan dikumpulkan dari umatnya Nabi pertama kali sampai Nabi akhir zaman.  Semoga kita termasuk kelompok yang mendapat naunganNya kelak.</p>
<p style="text-align: justify;">
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://semenit.net/?feed=rss2&amp;p=81</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Mencintai Tanah Air</title>
		<link>http://semenit.net/?p=78</link>
		<comments>http://semenit.net/?p=78#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 26 Aug 2010 23:12:20 +0000</pubDate>
		<dc:creator>JJ</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kajian Hadits Dha'if dan Palsu]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://semenit.net/?p=78</guid>
		<description><![CDATA[&#8220;Mencintai tanah air sebagian dari iman.&#8221; Dinyatakan oleh ash-Shaghani bahwa hadits ini maudhu&#8217;. Di samping itu, maknanya tidak benar, sebab mencintai tanah air sama dengan mencintai jiwa raga dan harta benda. Yang demikian itu hal naluriah bagi setiap insan dan tidak perlu diagung-agungkan, apalagi dikatakan termasuk sebagian iman. Kita dapat melihat bahwa rasa cinta tanah [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><em><strong>&#8220;Mencintai tanah air sebagian dari iman.&#8221; </strong></em></p>
<p style="text-align: justify;">Dinyatakan oleh ash-Shaghani bahwa hadits ini maudhu&#8217;.</p>
<p style="text-align: justify;">Di samping itu, maknanya tidak benar, sebab mencintai tanah air sama dengan mencintai jiwa raga dan harta benda. Yang demikian itu hal naluriah bagi setiap insan dan tidak perlu diagung-agungkan, apalagi dikatakan termasuk sebagian iman. Kita dapat melihat bahwa rasa cinta tanah air ini tidak ada bedanya antara orang mukmin dengan orang kafir.</p>
<p style="text-align: justify;">Sumber :  Silsilah Hadits Dha’if dan Maudhu’ – Syeikh Muhammad Nashiruddin al-Albani</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://semenit.net/?feed=rss2&amp;p=78</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Tidak Ada yang Sia-sia Ciptaan Allah</title>
		<link>http://semenit.net/?p=59</link>
		<comments>http://semenit.net/?p=59#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 26 Aug 2010 03:23:17 +0000</pubDate>
		<dc:creator>JJ</dc:creator>
				<category><![CDATA[Seputar Al-Qur'an]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://semenit.net/?p=59</guid>
		<description><![CDATA[&#8230;&#8221;Ya Tuhan kami, tiadalah Engkau menciptakan ini dengan sia-sia&#8230;.&#8221;(Ali &#8216;Imran : 191) Contoh, lalat yang kita anggap kotor, biang penyakit, dst ternyata ada manfaatnya untuk mengetahui apakah makanan/daging tsb mengandung pengawet atau tidak. Bila makanan/daging itu mengandung pengawet maka lalat tidak mau hinggap, begitu pula sebaliknya. Subhanallah. Masih banyak lagi ciptaan Allah yang belum terungkap [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><span style="font-family: Verdana;">&#8230;&#8221;Ya Tuhan kami, tiadalah Engkau menciptakan ini dengan sia-sia&#8230;.&#8221;(Ali &#8216;Imran : 191)</span></p>
<p style="text-align: justify;">Contoh,  lalat yang kita anggap kotor, biang penyakit, dst ternyata ada  manfaatnya untuk mengetahui apakah makanan/daging tsb mengandung  pengawet atau tidak. Bila makanan/daging itu mengandung pengawet maka  lalat tidak mau hinggap, begitu pula sebaliknya. Subhanallah.</p>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-family: Verdana;">Masih banyak lagi ciptaan Allah yang belum terungkap karena keterbatasan ilmu yang kita miliki.</span></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://semenit.net/?feed=rss2&amp;p=59</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Penghuni Surga Terakhir</title>
		<link>http://semenit.net/?p=48</link>
		<comments>http://semenit.net/?p=48#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 25 Aug 2010 01:46:57 +0000</pubDate>
		<dc:creator>JJ</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kajian Hadits Shahih]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://semenit.net/?p=48</guid>
		<description><![CDATA[Rasulullah shalallahu &#8216;alaihi wasallam bersabda: &#8220;Sesungguhnya aku tahu penghuni neraka yang paling akhir keluar dari neraka dan penghuni al jannah yang paling akhir masuk al jannah. Dia keluar dari neraka dengan merangkak. Allah berfirman kepadanya, &#8216;Pergilah ke al jannah (surga) dan masuklah ke dalamnya!&#8217; Orang tersebut bergegas pergi ke jannah dan tergambar dalam pikirannya bahwa [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Rasulullah shalallahu &#8216;alaihi wasallam bersabda:<br />
&#8220;Sesungguhnya aku tahu penghuni neraka yang paling akhir keluar dari neraka dan penghuni al jannah yang paling akhir masuk al jannah. Dia keluar dari neraka dengan merangkak. Allah berfirman kepadanya, &#8216;Pergilah ke al jannah (surga) dan masuklah ke dalamnya!&#8217; Orang tersebut bergegas pergi ke jannah dan tergambar dalam pikirannya bahwa al jannah itu telah penuh sesak. Maka ia pun kembali dan berkata kepada Allah, &#8216;Wahai Rabbku, aku dapati al jannah telah penuh!&#8217; Allah pun berfirman kepadanya, &#8216;Pergilah ke al jannah dan masuklah ke dalamnya! Sesungguhnya engkau berhak atas nikmat sebesar dunia dan sepuluh kali lipatnya.&#8217; Orang tersebut berkata, &#8216;Wahai Rabbku, apakah Engkau mengejekku dan menertawakanku, karena Engkau Sang Raja Penguasa?&#8221; Abdullah bin Mas&#8217;ud berkata: &#8220;Kulihat Rasulullah shalallahu &#8216;alaihi wasallam tertawa hingga terlihat gigi gerahamnya.&#8221; Beliau bersabda: &#8220;Itulah derajat penghuni al jannah yang paling rendah.&#8221; (HR. Al Bukhari no. 6571 dan Muslim no. 186)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://semenit.net/?feed=rss2&amp;p=48</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Jangan Berlebihan dalam Mahar</title>
		<link>http://semenit.net/?p=43</link>
		<comments>http://semenit.net/?p=43#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 23 Aug 2010 23:41:43 +0000</pubDate>
		<dc:creator>JJ</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kemudahan dalam Islam]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://semenit.net/?p=43</guid>
		<description><![CDATA[&#8220;Ingatlah, jangan kalian berlebih-lebihan dalam memberikan mahar kepada wanita karena sesungguhnya jika hal itu adalah suatu kemuliaan di dunia dan ketaqwaan di akhirat, maka Nabi Shollallahu ‘alaihi wasallam adalah orang yang palimg berhak dari kalian. Tidak pernah Nabi Shollallahu ‘alaihi wasallam memberikan mahar kepada seorang wanitapun dari istri-istri beliau dan tidak pula diberi mahar seorang [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">&#8220;Ingatlah, jangan kalian berlebih-lebihan dalam memberikan mahar kepada wanita karena sesungguhnya jika hal itu adalah suatu kemuliaan di dunia dan ketaqwaan di akhirat, maka Nabi Shollallahu ‘alaihi wasallam adalah orang yang palimg berhak dari kalian. Tidak pernah Nabi Shollallahu ‘alaihi wasallam memberikan mahar kepada seorang wanitapun dari istri-istri beliau dan tidak pula diberi mahar seorang wanitapun dari putri-putri beliau lebih dari dua belas uqiyah (satu uqiyah sama dengan 40 dirham)&#8221; .[HR.Abu Dawud (2106), At-Tirmidzi(1114),Ibnu Majah(1887), Ahmad (I/40&amp;48/no.285&amp;340). Di-shohih-kan oleh Syaikh Al-Albaniy dalam Takhrij Al-Misykah (3204)]</p>
<p style="text-align: justify;">Pernikahan memang memerlukan materi, namun itu bukanlah segala-galanya, karena agungnya pernikahan tidak bisa dibandingkan dengan materi. Sebab pernikahan bertujuan menyelamatkan manusia dari perilaku yang keji (zina), dan mengembangkan keturunan yang menegakkan tauhid di atas muka bumi ini.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://semenit.net/?feed=rss2&amp;p=43</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Jika Berumur 40 Tahun</title>
		<link>http://semenit.net/?p=37</link>
		<comments>http://semenit.net/?p=37#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 23 Aug 2010 06:19:24 +0000</pubDate>
		<dc:creator>JJ</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kajian Hadits Dha'if dan Palsu]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://semenit.net/?p=37</guid>
		<description><![CDATA[Bertaqwa kepada Allah bukan hanya di masa tua, bahkan juga harus di masa muda. Namun tentunya ketaqwaan lebih ditingkatkan lagi di masa tua berdasarkan hadits-hadits shohih !! Bukan berdasarkan hadits palsu ini: &#8220;Jika telah datang (lewat) 40 tahun pada diri seorang hamba, maka wajib baginya untuk takut dan khawatir kepada Allah -Ta’ala- &#8220;. [HR. Ad-Dailamiy [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Bertaqwa kepada Allah bukan hanya di masa tua, bahkan juga harus di masa muda. Namun tentunya ketaqwaan lebih ditingkatkan lagi di masa tua berdasarkan hadits-hadits shohih !! Bukan berdasarkan hadits palsu ini:</p>
<p style="text-align: justify;">&#8220;Jika telah datang (lewat) 40 tahun pada diri seorang hamba, maka wajib baginya untuk takut dan khawatir kepada Allah -Ta’ala- &#8220;. [HR. Ad-Dailamiy dalam Al-Firdaus (1/89)]</p>
<p style="text-align: justify;">Hadits ini palsu, karena ada rowi dalam sanadnya yang bernama Ahmad bin Nashr bin Abdillah yang dikenal dengan Adz-Dari’. Dia adalah seorang pemalsu hadits, pendusta, dan dajjal. Karenanya, Al-Albaniy Al-Atsariy menyatakannya palsu dalam Adh-Dho’ifah (2200).</p>
<p style="text-align: justify;">Dikutip dari <a href="http://almakassari.com/?p=269">http://almakassari.com/?p=269</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://semenit.net/?feed=rss2&amp;p=37</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Pohon Terbesar</title>
		<link>http://semenit.net/?p=25</link>
		<comments>http://semenit.net/?p=25#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 21 Aug 2010 00:23:19 +0000</pubDate>
		<dc:creator>JJ</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kajian Hadits Shahih]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://semenit.net/?p=25</guid>
		<description><![CDATA[Dari Abu Sa&#8217;id Al Khudri Radhiyallahu &#8216;anhu, dari Nabi Shallahu &#8216;alaihi wa sallam, beliau bersabda, &#8220;Sesungguhnya di dalam surga ada sebuah pohon yang mana apabila seorang memacu kuda dengan cepat untuk mengelilingi pohon itu selama seratus tahun, niscaya ia tidak dapat mengelilinginya.&#8221; (HR. Bukhari dan Muslim) Allah Maha Besar. Semoga kita dapat melihat pohon ini [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Dari Abu Sa&#8217;id Al Khudri Radhiyallahu &#8216;anhu, dari Nabi Shallahu &#8216;alaihi wa sallam, beliau bersabda, &#8220;Sesungguhnya di dalam surga ada sebuah pohon yang mana apabila seorang memacu kuda dengan cepat untuk mengelilingi pohon itu selama seratus tahun, niscaya ia tidak dapat mengelilinginya.&#8221; (HR. Bukhari dan Muslim)</p>
<p style="text-align: justify;">Allah Maha Besar. Semoga kita dapat melihat pohon ini di surga kelak.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://semenit.net/?feed=rss2&amp;p=25</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Pemuda Wangi</title>
		<link>http://semenit.net/?p=19</link>
		<comments>http://semenit.net/?p=19#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 20 Aug 2010 02:29:16 +0000</pubDate>
		<dc:creator>JJ</dc:creator>
				<category><![CDATA[Lintasan 1 Menit]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://semenit.net/?p=19</guid>
		<description><![CDATA[Dia digelari dengan Abu Bakr Al-Miski (berbau misik/minyak wangi) rahimahullah  karena sebuah kejadian. Ada seorang wanita meminta agar Abu Bakr masuk ke dalam rumahnya. Abu Bakr adalah seorang pedagang. Maka beliau pun masuk. Ternyata wanita itu menginginkan perbuatan yang haram. Untuk itu, dia (wanita tersebut) menutup pintu rumahnya. Lalu apa yang dilakukan Abu Bakr ? [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Dia digelari dengan Abu Bakr Al-Miski (berbau misik/minyak wangi) rahimahullah  karena sebuah kejadian.</p>
<p style="text-align: justify;">Ada seorang wanita meminta agar Abu Bakr masuk ke dalam rumahnya. Abu Bakr adalah seorang pedagang. Maka beliau pun masuk. Ternyata wanita itu menginginkan perbuatan yang haram. Untuk itu, dia (wanita tersebut) menutup pintu rumahnya. Lalu apa yang dilakukan Abu Bakr ?</p>
<p style="text-align: justify;">Dia berkata: &#8220;Saya ingin ke kamar kecil&#8221;. Kemudian di dalam kamar mandi (WC) dia melumuri tubuhnya dengan kotoran dan keluar dari kamar mandi. Wanita itu menjauh darinya lalu membuka pintu rumahnya, akhirnya Abu Bakr pun meninggalkan wanita itu. Sejak saat itulah tubuhnya berbau misik(meskipun tidak menggunakan minyak wangi).<br />
Wallahu a&#8217;lam.</p>
<p style="text-align: justify;">(Dikutip dari Majalah Asy-Syariah edisi 56 hal. 60 ;<br />
<a href="http://warungislami.com/product.php?id_product=131">http://warungislami.com/product.php?id_product=131</a>)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://semenit.net/?feed=rss2&amp;p=19</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Larangan dalam Perang</title>
		<link>http://semenit.net/?p=11</link>
		<comments>http://semenit.net/?p=11#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 19 Aug 2010 02:02:04 +0000</pubDate>
		<dc:creator>JJ</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kemudahan dalam Islam]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://semenit.net/?p=11</guid>
		<description><![CDATA[Bila pasukan muslimin berperang dengan musuhnya maka diharamkan membunuh wanita, anak-anak, dan laki-laki yang sudah tua, terkecuali bila mereka turut serta dalam peperangan di barisan lawan. Abdullah bin ‘Umar radhiyallahu ‘anhuma mengabarkan: “Didapatkan ada seorang wanita yang terbunuh dalam sebagian peperangan yang dilakukan Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam maka beliau melarang membunuh wanita dan anak-anak.” [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Bila pasukan muslimin berperang dengan musuhnya maka diharamkan membunuh wanita, anak-anak, dan laki-laki yang sudah tua, terkecuali bila mereka turut serta dalam peperangan di barisan lawan.  Abdullah bin ‘Umar radhiyallahu ‘anhuma mengabarkan:</p>
<p style="text-align: justify;">“Didapatkan ada seorang wanita yang terbunuh dalam sebagian peperangan yang dilakukan Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam maka beliau melarang membunuh wanita dan anak-anak.” Dalam satu riwayat: maka beliau mengingkarinya. (HR. Al-Bukhari no. 3014 dan Muslim no. 4523)</p>
<p style="text-align: justify;">Al-Qadhi ‘Iyadh rahimahullahu berkata, “Ulama sepakat mengamalkan hadits ini dalam masalah tidak bolehnya membunuh wanita dan anak-anak bila mereka tidak turut berperang. Namun ulama berbeda pendapat bila mereka (wanita dan anak-anak ini) ikut berperang. Jumhur ulama secara keseluruhan berpendapat bila mereka ikut berperang maka mereka dibunuh.” (Ikmalul Mu’lim bi Fawa`id Muslim, 6/48)</p>
<p style="text-align: justify;">Hanzhalah Al-Katib berkata, “Kami berperang bersama Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam, lalu kami melewati seorang wanita yang terbunuh yang tengah dikerumuni oleh manusia. Mengetahui hal itu, Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:  “Wanita ini tidak turut berperang di antara orang-orang yang berperang.” Kemudian beliau berkata kepada seseorang, “Pergilah engkau menemui Khalid ibnul Walid *, katakan kepadanya bahwa Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam memerintahkanmu agar jangan sekali-kali engkau membunuh anak-anak dan pekerja/orang upahan.” (HR. Ibnu Majah no. 2842, dishahihkan Al-Imam Al-Albani rahimahullahu dalam Ash-Shahihah no. 701)</p>
<p style="text-align: justify;">* <em>karena wanita itu terbunuh oleh pasukan terdepan yang dipimpin oleh Khalid ibnul Walid radhiyallahu ‘anhu</em></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://semenit.net/?feed=rss2&amp;p=11</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Sekilas tentang Kurma &#8216;Ajwah</title>
		<link>http://semenit.net/?p=4</link>
		<comments>http://semenit.net/?p=4#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 18 Aug 2010 08:35:40 +0000</pubDate>
		<dc:creator>JJ</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kajian Hadits Shahih]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://semenit.net/?p=4</guid>
		<description><![CDATA[Rasulullah Shallallahu &#8216;alaihi wa sallam bersabda ; &#8220;Barangsiapa memakan tujuh butir kurma &#8216;ajwah di pagi hari, ia tidak akan terkena racun / sihir di siang hari.&#8221; (HR. Bukhari dan Muslim) Al-Khathaby berkata : &#8220;Ajwah ini bisa menyelamatkan seseorang dari racun dan sihir, berkat do&#8217;a Nabi Shallallahu &#8216;alaihi wa sallam semata, bukan karena kekhususan yang ada [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Rasulullah Shallallahu &#8216;alaihi wa sallam bersabda ; &#8220;Barangsiapa memakan tujuh butir kurma &#8216;ajwah di pagi hari, ia tidak akan terkena racun / sihir di siang hari.&#8221; (HR. Bukhari dan Muslim)</p>
<p style="text-align: justify;">Al-Khathaby berkata : &#8220;Ajwah ini bisa menyelamatkan seseorang dari racun dan sihir, berkat do&#8217;a Nabi Shallallahu &#8216;alaihi wa sallam semata, bukan karena kekhususan yang ada pada kurma itu sendiri&#8221;. (Fathul Bari : 10/250)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://semenit.net/?feed=rss2&amp;p=4</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
